Tiket Masuk Museum Angkut Malang Jawa Timur

  • September lalu, sepupu saya sedang resepsi pernikahan di Surabaya, Jawa Timur. Meski berada di luar kota, saya memutuskan untuk datang karena saya sangat lelah bekerja dan membutuhkan waktu lama. Saya minta libur dua hari, lalu terbang ke Surabaya. Pernikahan diadakan pada hari Kamis, jadi saya punya waktu luang 3 hari sebelum kembali ke kenyataan. Kami memutuskan untuk pergi ke Batu, Malang.

    Kami (saya dan orang tua saya) pergi ke Malang pada hari Jumat sore dan tiba sekitar jam 5 sore. Setelah sampai di Batu, saya langsung membuka pegipegi di browser ponsel saya, karena saya belum memesan kamar. Saya sangat suka menggunakan pegipegi.com kemanapun saya pergi berwisata, karena harga hotel lebih murah dibanding orang lain (selain itu, Anda juga bisa mendapatkan uang tunai!). Anda bisa menemukan begitu banyak hotel di hanya satu dua keran. Setelah berkeliling di sekitar pegipegi.com, saya memilih menginap di Kartika Wijaya Heritage Hotel.


    Hotel ini terletak di jalan utama, jadi sangat mudah untuk pergi kemana-mana. Hotel itu sendiri mengusung kombinasi desain tradisional dan modern untuk eksterior dan interior. Ibuku sangat senang tinggal di hotel ini karena dia menyukai sesuatu yang bersejarah dan warisan. Bagi saya, hotel ini begitu begitu, karena interiornya nampak kusam karena usianya. Tapi, saya suka area selasar karena sangat nyaman dengan sofa imut di depan lobi. Saya juga suka area kolam, sangat sepi, terutama di malam hari.

    The Bagong Adventure - Museum Tubuh: Interaktif dan Mendidik!

    Setelah memasukkan barang bawaan kami ke dalam ruangan, kami memutuskan untuk pergi ke The Bagong Adventure - Museum Tubuh. Saya sangat penasaran dengan museum ini, karena saya dengar museum itu interaktif dan menyenangkan. Museum ini merupakan museum anatomi pertama di Indonesia dan terbesar di Asia. Bangunannya benar-benar unik, yang berbentuk seperti tubuh Bagong. Tiket masuk adalah 40.000 untuk hari kerja dan 60.000 untuk akhir pekan. Saya pikir harga tiketnya tidak terlalu mahal karena harganya sudah termasuk medical check up standar gratis!

    Museum ini terbagi menjadi sekitar 16 zona. Setiap zona mewakili bagian tubuh, seperti gigi, hidung, mata, jantung, dll. Semua zona difasilitasi dengan fasilitas multimedia interaktif. Belajar belum pernah begitu menyenangkan seperti ini! Ada juga panduan di setiap zona yang selalu siap untuk menjelaskan tentang bagian anatomi manusia.

    Setelah berjalan mengelilingi tubuh manusia, kami sampai di zona check up medis. Ada tes kolesterol, tes gula darah, tes tekanan darah, tes mata, dll. Semua gratis! Ada juga ruang pameran di museum, yang bisa Anda lihat di kamar dokter gigi / dokter gigi, mesin USG, dan sebagainya. Semua dalam penjelasan interaktif. Jika Anda ingin belajar lebih banyak, mereka juga menyediakan Bioskop 3D yang memutar film tentang tubuh manusia.

    Saya belajar banyak dan bersenang-senang di museum ini! Aku yakin anak-anak juga akan senang mengunjungi museum ini. Jadi, jika Anda punya waktu untuk menghabiskan di Batu, Malang jangan lupa mengunjungi museum ini, oke?

    Sekitar Dunia di Museum Angkut

    Aku sudah mendengar orang-orang mengoceh tentang museum ini begitu banyak. Ada banyak gambar di Instagram yang diambil di museum ini. Jadi, saya penasaran karena semua foto sepertinya Instagramable! Setelah mengunjungi Petualangan Bagong - Museum Tubuh, kami pergi ke Museum Angkut. Ini tidak jauh dari Museum Tubuh, tapi tidak berjalan kaki.

    Museum Angkut mengaku sebagai museum transportasi modern pertama di Indonesia dan Asia. Jadi, saya mengajarkan bahwa saya hanya akan melihat banyak kendaraan. Tapi aku salah! Museum Angkut jauh lebih banyak daripada transportasi. Museum ini juga menawarkan konsep studio bintang film, sehingga Anda bisa melihat tematik pemandangan yang indah. Untuk harga tiket masuk, lihat foto ini di bawah ini saat saya mendapatkannya dari situs resmi mereka. Berikut harga tiket masuk museum angkut malang :

    Harga Tiket Masuk : 

    - Rp 60.000 (hari biasa)

    - Rp 80.000 (weekend)

    Area kedua yang kami kunjungi adalah zona pendidikan yang menampilkan lebih banyak kendaraan, terutama yang tradisional seperti becak. Di daerah ini, pengunjung juga bisa belajar tentang energi sains dan sejarah mobil. Zona pendidikan juga memiliki area outdoor dimana Anda bisa melihat lebih banyak helikopter dan pesawat terbang. Area outdoor juga menyajikan kafe dan beberapa permainan luar ruangan. Zona ketiga adalah zona Sunda Kelapa dan Batavia Warehouse. Memasuki daerah ini membuat saya merasa seperti kembali ke Batavia Lama. Kawasan ini terdiri dari kawasan Pecinan, stasiun kereta Kota dan pelabuhan Sunda Kelapa. Semua rincian di bidang ini benar-benar mirip dengan yang asli!

    Setelah zona Sunda Kelapa dan Batavia, saya memasuki zona lain, zona Gangster Town dan Broadway Street ini. Saya yakin kalian semua telah melihat foto dari area ini di seluruh instagram! Di daerah ini, Anda akan menemukan set pompa bensin retro tua, jalan khas New York, dan gedung Broadway Theatre. Daerah ini benar-benar penuh sesak, jadi saya tidak bisa memotret dengan tepat. Oh, pastikan untuk menunggu parade